SPMB SMP Ciamis 2026 Tuntas, Mayoritas Sekolah Penuhi Kuota Siswa Baru

13 hours ago 11

Harapanrakyat.com,- Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat tahun ajaran 2026/2027 resmi telah selesai dan berjalan kondusif. Mayoritas sekolah, baik negeri maupun swasta, telah memenuhi kuota daya tampung yang ditargetkan.

​Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP, Aris Gunanto, yang diwakili oleh Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SMP, Tata Hidayat, mengungkapkan seluruh tahapan seleksi yang dimulai sejak pembukaan pendaftaran pada 15 sampai 20 Juni 2026 hingga pengumuman hasil pada 25 Juni 2026 lalu berjalan sesuai harapan.

​”Alhamdulillah, SPMB tahun ini berjalan lancar, aman, dan kondusif. Sebagian besar sekolah sudah memenuhi kuota yang diajukan,” ujar Tata Hidayat, Jumat (3/7/2026).

Baca Juga: Kabar Baik! RSUD Ciamis Siap Buka Layanan Spesialis Jantung dan Bedah Anak Bulan Ini

​Tercatat ada 138 sekolah yang berpartisipasi dalam SPMB tahun ini, terdiri dari 80 SMP Negeri dan 58 SMP Swasta. Tata menjelaskan sebelum pendaftaran dibuka, setiap sekolah terlebih dahulu mengajukan kuota rombongan belajar (rombel). Selanjutnya kuota rombel tersebut ditetapkan melalui keputusan Dinas Pendidikan.

​”Sesuai aturan, untuk satu rombel itu diisi oleh maksimal 32 siswa. Alhamdulillah, kuota-kuota tersebut sebagian besar sudah terpenuhi,” tambahnya.

​Proses seleksi SPMB tahun ini menggunakan 4 jalur resmi dengan pembagian persentase yakni jalur domisili (Zonasi), 50 persen, jalur prestasi, 25 persen, jalur afirmasi, 20 persen dan jalur mutasi dan anak guru, 5 persen. 

SPMB SMP, Sekolah di Perkotaan Ciamis Kebanjiran Pendaftar

​Menariknya, animo masyarakat yang sangat tinggi membuat beberapa sekolah di area perkotaan Ciamis kebanjiran pendaftar hingga melebihi kuota. Sekolah-sekolah tersebut di antaranya adalah SMPN 1 Ciamis, SMPN 2 Ciamis, dan SMPN 4 Ciamis.

​”Dalam kota, SMPN 1, 2, dan 4 memang menjadi sekolah yang paling banyak peminatnya. Animo masyarakat sangat besar. Hal ini karena sekolah-sekolah tersebut sudah lama menjadi sekolah rujukan. Sehingga magnetnya di mata orang tua murid dari dulu sangat kuat,” kata Tata.

​Untuk mengantisipasi membludaknya pendaftar di sekolah rujukan tersebut, Dinas Pendidikan mengambil langkah solutif dengan menyebarkan kelebihan calon siswa ke sekolah-sekolah lain di wilayah sekitarnya yang kuotanya belum terpenuhi.

​Di sisi lain, potret kontras terjadi di beberapa daerah. Tata mengakui ada beberapa SMP Negeri di daerah yang perkembangannya kurang beruntung, di mana mereka hanya mampu menjaring siswa untuk satu rombongan belajar saja.

​Hal ini terjadi akibat ketatnya persaingan antar sekolah di wilayah tersebut, sehingga sebagian besar masyarakat lebih memilih menyekolahkan anaknya ke lembaga pendidikan lain. 

Kendati demikian, pihak dinas tidak merinci sekolah mana saja yang mengalami kekurangan kuota tersebut. Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis berharap agar seluruh lulusan SD tahun ini bisa terakomodasi dengan baik.

Baca Juga: Layanan Jemput Bola Bapenda Ciamis Disambut Antusias di Panawangan, Ratusan Berkas Pajak Rampung

​”Mudah-mudahan semua anak-anak kita di Ciamis tanpa terkecuali bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi dan tidak ada yang putus sekolah,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |