harapanrakyat.com,– Tidak banyak yang mengetahui bahwa Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pernah menjadi salah satu basis pertahanan dan jalur gerilya pejuang kemerdekaan di wilayah Tatar Galuh Selatan. Jejak sejarah itu kembali dihidupkan melalui aksi gotong royong membersihkan Situs Makam Pahlawan Pamarican dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti unsur Muspika Kecamatan Pamarican, terdiri dari Pemerintah Kecamatan, Polsek Pamarican, Koramil Pamarican, Korwil Pendidikan, serta relawan setempat. Setelah membersihkan area makam, seluruh peserta melanjutkan kegiatan dengan doa bersama. Petugas dari Kantor Urusan Agama (KUA) Pamarican memimpin doa bersama tersebut.
Camat Pamarican, Asep Kodari, mengatakan kegiatan itu bukan sekadar agenda rutin memperingati Hari Bhayangkara. Menurutnya, gotong royong tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Makam pahlawan ini harus kita jaga bersama agar suasananya tetap bersih, khidmat, dan indah. Sebagai generasi penerus, kami hanya bisa melakukan aksi seperti ini sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang dimakamkan di sini,” ujarnya.
Baca Juga: Bertahun-tahun Rusak Parah, Warga Sidamulih Ciamis Desak Perbaikan Jalan Darmaga-Cikupa
Secara historis, Pamarican menjadi salah satu wilayah strategis pada masa perang mempertahankan kemerdekaan antara 1945 hingga 1949. Kawasan Pamarican hingga Desa Kertahayu menjadi jalur gerilya sekaligus basis pertahanan pejuang rakyat dalam menghadapi agresi militer Belanda.
Sejarah Palagan Cisaar
Salah satu peristiwa yang dikenang adalah Palagan Cisaar. Dalam peristiwa tersebut, Belanda menangkap dan juga mengeksekusi sejumlah pejuang. Para pejuang ini sebelumnya melakukan perlawanan. Berdasarkan cerita para sesepuh, lokasi eksekusi berada di jembatan kereta api di atas Bendungan Gunung Putri 2, Desa Kertahayu. Untuk mengenang peristiwa itu, warga kemudian mendirikan Tugu Palagan di depan Kantor Desa Kertahayu.
Sementara itu, para pejuang yang gugur maupun veteran asal wilayah setempat yang wafat setelah Indonesia merdeka dimakamkan di Situs Makam Pahlawan Pamarican. Di lokasi tersebut tercatat puluhan nama pejuang dari berbagai kesatuan militer dan laskar rakyat yang menjadi bagian dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan di Ciamis Selatan.
Baca Juga: SPMB SMP Ciamis 2026 Tuntas, Mayoritas Sekolah Penuhi Kuota Siswa Baru
Daftar Nama Pejuang yang Dimakamkan di Makam Pahlawan Pamarican Ciamis
Berikut adalah daftar nama-nama pejuang yang bersemayam di Makam Pahlawan Pamarican:
- Letda Sukmana / Mahkamah Militer Yon.2/Brg.XIII (Wafat 1949)
- Frap Karta / Anggota Yon.2 (Wafat 1949)
- Frap Madwaris / Anggota Yon.2 (Wafat 1949)
- Frap San Muchamad / Anggota Yon.2 (Wafat 1949)
- Prada Solihin / Anggota Yon 318 (Wafat 1952)
- Serda Emon / Anggota Yon 312 (Wafat 1952)
- Sarbini / Anggota Yon Jago (Wafat 1952)
- Kopral Karya T / Anggota Yon 303 (Wafat 1950)
- Abdul Madjid / Anggota PHB Yon 312 (Wafat 1948)
- Frap Karta / Anggota Fraf DPP M Muhadi (Wafat 1948)
- Sahri / Anggota OKD Desa Ciparay (Wafat 1953)
- Sanjil / Anggota OKD Desa Ciparay (Wafat 1953)
- Suryana / Anggota OKD Desa Pamarican (Wafat 1953)
- Omo / Petugas Ronda Desa Ciparay (Wafat 1954)
- Kardian / Anggota OKD Desa Pamarican (Wafat 1958)
- Anwar / Kepala OKD Desa Bojong (Wafat 1955)
- Eno / Anggota OKD Desa Pamarican (Wafat 1953)
- Prada Emon / Anggota Yon 303 (Wafat 1948)
- Prada Tarya / Anggota PD Desa Pamarican (Wafat 1953)
- Frap Djaja / Anggota Frap DPP M Muhadi (Wafat 1948)
- Frap Kaman / Anggota Frap DPP M Muhadi (Wafat 1948)
- Frap Mahpudin / Anggota Frap DPP M Muhadi (Wafat 1948)
- Sersan Suparman / Anggota Yon Maladi Yusuf (Wafat 1950)
- Prada Omo / Anggota Yon Kilat (Wafat 1951)
- Prada Jaja / Anggota Yon Kilat (Wafat 1947)
- Prada Kalwan / Anggota Yon Kilat (Wafat 1947)
- Prada Udin / Anggota Yon Kilat (Wafat 1947)
- Prada Supena / Anggota Yon Kilat (Wafat 1947)
- Prada Solihin / Anggota Yon Kilat (Wafat 1947)
- Rd. Sungkaharja / Perintis Kemerdekaan RI (Wafat 1961)
Harapannya, aksi gotong royong ini dapat memantik kesadaran masyarakat luas, terutama generasi muda Ciamis. Terutama untuk terus menjaga, merawat, dan juga menghargai situs-situs sejarah perjuangan yang ada di daerahnya sendiri. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

9 hours ago
9

















































