harapanrakyat.com,- Seorang pria berinisial LRH (26) diduga menjadi korban penganiayaan di sebuah rumah kos-kosan yang berada di kawasan Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (3/7/2026).
Baca juga: Kondisi Korban Penganiayaan Berat dan Penyekapan di Bandung Mulai Membaik dan Bisa Duduk
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala dan wajah yang diduga akibat dipukul menggunakan botol minuman keras. Hingga kini, LRH masih menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang. Ia berada dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban diketahui merupakan warga Desa Cibunar, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang.
Polisi Buru Pelaku Penganiayaan di Kos-kosan
Kanit Jatanras Satreskrim Polres Sumedang, Ipda Arief Setiawan membenarkan, pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban. Laporan tersebut terkait dugaan tindak pidana penganiayaan di sebuah kamar kos di kawasan Desa Mekarjaya.
“Ya kami dari Unit Resum Satreskrim Polres Sumedang, menerima laporan dari keluarga korban terkait dengan adanya dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di sebuah kamar kos kawasan Desa Mekarjaya,” kata Arief.
Arief menuturkan, kondisi korban saat ini masih belum sadarkan diri dan masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Umar Wirahadikusumah Sumedang.
Baca juga: Kejati Jawa Barat Dorong Penyidik Segera Limpahkan Berkas Kasus Penganiayaan dan Penyekapan YTR
Pihak kepolisian sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat petugas tiba di TKP, kondisi kamar kos masih dipenuhi bercak darah.
“Korban saat ini masih belum sadar dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Kami bersama pak Kasat Reskrim telah melakukan pengecekan terhadap kondisi korban. Selain itu, kami juga mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” ujarnya.
Polisi kini masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk tetangga korban, pemilik rumah kos, serta pihak keluarga. Selain itu, kepolisian mengaku telah mengidentifikasi terduga pelaku. Saat ini petugas tengah melakukan pendalaman dan memburu pelaku guna proses hukum lebih lanjut.
“Untuk identitas pelaku kami sudah kantongi, dan kami akan secepatnya mendalami dan melakukan upaya pemeriksaan terhadap pelaku,” jelasnya.
Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya pakaian milik korban, pakaian yang diduga milik pelaku, serta beberapa botol minuman keras yang diduga berkaitan dengan peristiwa penganiayaan itu. “Barang bukti yang diamankan diantaranya baju-baju korban, baju pelaku, dan beberapa botol minuman keras yang diduga digunakan untuk melakukan penganiayaan,” pungkasnya. (Aang/R6/HR-Online)

6 hours ago
8

















































