Film Minions and Monsters, Petualangan Kocak Minion di Hollywood Era 1920-an

10 hours ago 11

Film Minions and Monsters hadir sebagai salah satu film animasi terbesar pada pertengahan 2026. Film ini melanjutkan kisah para Minion lewat petualangan yang berbeda dari seri sebelumnya. Ceritanya membawa penonton menuju Hollywood era 1920-an dengan nuansa komedi, monster, dan sejarah perfilman yang menarik.

Baca Juga: Film Evil Dead Burn, Kebangkitan Deadite yang Mengerikan

Film Minions and Monsters, Petualangan Minion di Hollywood Klasik

Film produksi Illumination ini menjadi film ketiga dalam prekuel Minions sekaligus film ketujuh dalam semesta Despicable Me. Pierre Coffin kembali memimpin proyek ini sebagai sutradara bersama Patrick Delage sebagai co-director. Brian Lynch ikut menyusun naskah bersama Coffin sehingga humor khas Minion tetap terasa segar.

Film bergenre animasi, komedi, keluarga, dan petualangan ini memiliki durasi 1 jam 30 menit. Universal Pictures merilis film tersebut di bioskop Indonesia pada 30 Juni 2026, sedangkan penayangan di Amerika Serikat berlangsung pada 1 Juli 2026 setelah pemutaran perdana dalam Annecy International Animation Film Festival pada 21 Juni 2026.

Sinopsis

Film Minions and Monsters mengambil latar tahun 1927 atau puluhan tahun sebelum peristiwa dalam Minions (2015). James, Henry, dan Ed menjalani kehidupan baru setelah sempat menjadi bintang film bisu di Hollywood. Popularitas mereka sempat melambung sebelum teknologi film bersuara mengubah segalanya.

James memiliki bakat menggambar dan sangat mencintai dunia perfilman. Ia ingin membuat film monster sendiri setelah karier para Minion mulai meredup. Max, seorang sutradara eksentrik, memberi dukungan serta kamera agar impian tersebut bisa terwujud.

Harapan itu berubah menjadi petualangan besar ketika Ed memakai buku mantra peninggalan mantan majikan mereka. Mantra tersebut memunculkan Goomi, monster hijau bertentakel yang tampak lucu tetapi menyimpan rencana rahasia. Goomi ternyata ingin membebaskan monster lain, termasuk Irene, monster lendir oranye raksasa yang berniat menghancurkan Hollywood bahkan Bumi.

Baca Juga: Film Spin-off Donkey Siap Tayang 2028, Ungkap Asal Usul Sahabat Setia Shrek

James, Henry, dan Ed akhirnya bekerja sama menyelamatkan dunia. Mereka juga membuktikan bahwa kreativitas dan persahabatan mampu mengalahkan ancaman sebesar apa pun. Cerita kemudian berakhir dengan penayangan film buatan James yang memperoleh sambutan meriah dari penonton.

Sutradara dan Produksi

Pierre Coffin menyutradarai film Minions and Monsters bersama Patrick Delage. Coffin juga kembali mengisi suara para Minion. Brian Lynch bertugas sebagai penulis naskah sekaligus produser eksekutif bersama tim kreatif Illumination.

Chris Meledandri dan William Ryan memimpin proses produksi melalui Illumination serta Illumination Productions. Anggaran produksi mencapai sekitar 85 juta dolar Amerika Serikat. Nilai tersebut menunjukkan keseriusan studio dalam menghadirkan kualitas animasi yang semakin detail.

John Powell menggarap musik film ini setelah sukses mengisi musik The Lorax dan Migration. Kehadirannya menjadi warna baru karena seri Despicable Me sebelumnya lebih sering memakai komposer Heitor Pereira. Sementara itu, pemasaran mulai berjalan sejak 8 Februari 2026 melalui promo saat Super Bowl LX, lalu berlanjut pada presentasi CinemaCon pada April 2026.

Voice Cast Bertabur Bintang dan Karakter Baru

Film Minions and Monsters menghadirkan deretan pengisi suara terkenal yang memberi warna pada setiap karakter. Pierre Coffin kembali menjadi suara utama para Minion. 

  1. Pierre Coffin sebagai para Minion, meliputi:
  • James, Minion bermata biru yang gemar menggambar dan memiliki impian menjadi pembuat film.
  • Henry, sahabat terbaik James yang selalu menemaninya dalam setiap petualangan.
  • Ed, Minion yang mengalami gangguan pendengaran dan berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat.
  • Dick, Minion bertubuh tinggi bermata satu yang memimpin suku besar Minion.
  1. Trey Parker sebagai Goomi, monster hijau bertentakel yang menyerupai Cthulhu dengan nama lengkap Gary Orcam Oliver Magma Ichabod the Deceiver.
  2. Allison Janney sebagai Olivia, pemandu museum sejarah perfilman yang membuka kisah film.
  3. Christoph Waltz sebagai Max, sutradara Hollywood yang merekrut para Minion dan mendukung James membuat film monster.
  4. Jesse Eisenberg sebagai Dort, robot alien futuristis yang sempat menjadi calon majikan para Minion. Karakter ini merupakan penghormatan sekaligus parodi dari Gort dalam film The Day the Earth Stood Still (1951).
  5. Jeff Bridges sebagai Frank dan Elwood Bright, saudara kembar sekaligus pemilik studio film yang terpikat oleh tingkah kocak para Minion.
  6. Zoey Deutch sebagai Debbie, aktivis hak perempuan yang berkepribadian kuat dan berperan penting dalam perjalanan Dort.
  7. Bobby Moynihan sebagai Phillips, salah satu monster yang Goomi bebaskan untuk menjalankan rencananya.
  8. Phil LaMarr sebagai Howard, monster lain yang membantu Goomi membangkitkan Irene.
  9. George Lucas sebagai dirinya sendiri, yang muncul dalam museum sejarah film dan terjebak di dalam sebuah kotak pajangan.
  10. Steve Carell kembali mengisi suara Gru dalam adegan pertengahan kredit (mid-credits scene).
  11. Romesh Ranganathan kembali mengisi suara Dr. Nefario pada adegan pertengahan kredit.
  12. Kevin, Stuart, dan Bob tampil sebagai cameo dalam adegan pertengahan kredit ketika menemukan buku mantra milik penyihir.

Review Film Setelah Tayang

Film Minions and Monsters memperoleh banyak ulasan positif sejak tayang pada akhir Juni 2026. Rotten Tomatoes mencatat 90 persen ulasan positif dari lebih dari seratus kritikus dengan nilai rata-rata 6,9 dari 10. Metacritic memberi skor 67, sedangkan CinemaScore menunjukkan nilai A- dari penonton bioskop.

Banyak kritikus memuji keberanian film ini mengangkat sejarah Hollywood sebagai inti cerita. Humor slapstick khas Minion tetap terasa kuat, tetapi kali ini berpadu dengan penghormatan terhadap era film bisu. Nuansa tersebut membuat cerita terasa lebih hangat sekaligus berbeda dari film Minions sebelumnya.

TheWrap menyebut film ini sebagai surat cinta untuk sejarah perfilman. IGN memberi nilai 8 dari 10 karena menganggap kisahnya mampu merayakan kekuatan bercerita lewat sinema. RogerEbert.com juga memuji ritme komedi serta hubungan emosional antara James dan Henry yang menjadi pusat cerita.

Dari sisi komersial, film ini mencatat pendapatan sekitar 31 juta dolar Amerika Serikat secara global hingga 2 Juli 2026. Rinciannya mencapai 14 juta dolar dari Amerika Utara dan 17 juta dolar dari pasar internasional. Angka tersebut masih terus bertambah karena penayangannya berlangsung di berbagai negara.

Baca Juga: Film Obsession 2026, Horor Psikologis yang Pecahkan Rekor Box Office Dunia

Kekuatan utama film Minions and Monsters terletak pada perpaduan komedi, persahabatan, dan penghormatan terhadap sejarah dunia perfilman. Visual penuh warna, musik garapan John Powell, karakter monster baru, serta kisah Hollywood klasik memberi pengalaman yang berbeda bagi penonton keluarga. Film Minions and Monsters berhasil membuktikan bahwa waralaba Minions masih mampu menghadirkan cerita segar, lucu, dan menghibur tanpa kehilangan identitas khas yang sudah melekat sejak awal. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |