Timnas Indonesia dipastikan bakal kedatangan winger keturunan Indonesia yang akan menjadi amunisi baru di lini sayap. Luke Vickery resmi menjadi WNI (Warga Negara Indonesia) usai mengucapkan sumpah pada Kamis, 16 Juli 2026, di Sydney, Australia.
Kabar naturalisasi ini pertama kali diungkap oleh Staf Khusus Menteri Hukum RI, Yadi Hendriana, lewat akun Instagram pribadinya.
“Selamat Luke Anthony Vickery dan berjuang untuk Timnas Indonesia,” tulis Yadi dalam unggahannya, Kamis (16/7/2026).
Baca Juga: Bawa Statistik Tajam dari Liga Australia, Kapan Luke Vickery Ucap Sumpah WNI?
Siapa Luke Vickery yang Disebut Winger Keturunan Indonesia Ini?
Nama Vickery mungkin belum terlalu familiar di telinga publik Indonesia. Pemain berusia 20 tahun kelahiran 25 Oktober 2005 ini merupakan winger kanan yang tengah berkostum nomor 8 di Macarthur FC, klub asal Liga Australia.
Di lini depan, Vickery memang paling nyaman beroperasi dari sisi kanan sebagai sayap kanan murni, meski sewaktu-waktu bisa geser menjadi gelandang kanan. Ikatannya dengan Macarthur FC pun masih terbilang panjang, mengingat kontraknya baru habis pada 30 Juni 2028.
Soal harga pasar, situs pencatat transfer menaksir nilai Vickery di angka 437,9 ribu Euro, kurang lebih setara Rp 7,6 miliar. Catatan itu bahkan sempat menyentuh puncaknya di 575,1 ribu Euro pada awal Maret 2026, sebelum perlahan terkoreksi ke posisi sekarang.
Bukan Pemain Sembarangan
Baca Juga: Pemain Diaspora Timnas Indonesia Ole Romeny Tinggalkan Liga Inggris, akan Berlabuh Kemana?
Deretan angka dari lapangan hijau menunjukkan winger keturunan Indonesia ini bukan pemain naturalisasi asal comot. Musim 2025/2026 di A-League Men, ia tampil di 24 laga dengan 15 kali mendapat kepercayaan sebagai starter, mengumpulkan total 1.367 menit bermain.
Ketajamannya di depan gawang juga terbilang oke. Lima gol berhasil ia sarangkan, melampaui catatan expected goals (xG) miliknya yang berada di 3,20. Dari 40 percobaan tembakan, 14 diantaranya mengarah tepat ke gawang lawan.
Meski umpan matangnya baru satu, Vickery cukup produktif dalam membuka peluang. Nilai expected assists (xA) miliknya tercatat 2,53, dengan 12 peluang berhasil ia ciptakan dan enam di antaranya masuk kategori peluang emas.
Dari sisi duel, Vickery memenangkan 59 duel sepanjang musim atau 39,1 persen dari total percobaan, serta 12 kemenangan di duel udara. Kelincahannya menggiring bola juga tak kalah menarik, dengan 14 dribble sukses dari total percobaan yang ada, alias tingkat keberhasilan 40 persen.
Baca Juga: John Herdman Sambut Wonderkid Baru Timnas Indonesia, Akui Multifungsi di Berbagai Lini
Aktivitasnya di final third lawan pun terbilang rajin. Dari 549 total sentuhan bola sepanjang musim, 68 di antaranya terjadi langsung di kotak penalti lawan.
Soal disiplin, ia baru mengoleksi dua kartu kuning tanpa sekalipun terkena kartu merah, dengan rating rata-rata musiman 6,58.
Langkah Vickery menyusul jejak Mitchell Baker, penyerang berusia 19 tahun yang lebih dulu resmi menjadi WNI usai mengucap sumpah pada 13 Juli 2026. Baker sendiri memiliki darah Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Semarang. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

4 hours ago
5

















































