Program Alumni Pejuang Digital Rampung, Kompetensi Teknologi Guru SD di Sumedang Meningkat

7 hours ago 9

harapanrakyat.com,- Program Alumni Pejuang Digital yang berlangsung selama tiga bulan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, resmi berakhir. Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), LPDP, serta Sekretariat Wakil Presiden ini dinilai berhasil mendorong transformasi digital di lingkungan sekolah dasar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan mengatakan, Sumedang menjadi salah satu daerah yang dipercaya untuk melaksanakan program tersebut. Selama periode April hingga Juni, program dijalankan di 48 sekolah dasar yang tersebar di 19 kecamatan.

“Hari ini kita melaksanakan pelepasan para alumni pejuang digital. Nah, program alumni pejuang digital ini merupakan program yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek, LPDP dan Sekretariat Wakil Presiden,” kata Eka, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga: Dihadiri Chris John, Prabu Combat Series 2026 di Sumedang Semakin Bergengsi dan Kompetitif

Alumni Pejuang Digital Ditempatkan di Desa-desa Sumedang

Menurut Eka, para alumni Pejuang Digital ditempatkan di desa-desa yang berdekatan dengan sekolah sasaran sehingga dapat memberikan pendampingan secara intensif kepada tenaga pendidik. Fokus utama program ini adalah meningkatkan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran di sekolah.

“Adapun program ini adalah dalam upaya untuk melakukan transformasi digital. Di Kabupaten Sumedang yang melalui 48 sekolah ini, sasarannya adalah Sekolah Dasar (SD). Nantinya para alumni pejuang digital ini, tinggal di desa yang dekat dengan sekolah tersebut,” katanya.

Ia menjelaskan, sebelum program berjalan masih terdapat sejumlah guru yang memiliki keterbatasan dalam penggunaan teknologi dan pengelolaan akun digital. Namun setelah mendapatkan pendampingan, kemampuan digital para tenaga pendidik mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Selain peningkatan keterampilan teknologi, tambah Eka, program tersebut juga berdampak pada tumbuhnya rasa percaya diri para guru dalam memanfaatkan perangkat dan platform digital untuk kegiatan belajar mengajar. Kondisi ini turut memberikan pengaruh positif terhadap suasana pembelajaran di kelas.

“Semangat dan antusiasme peserta didik dalam mengikuti pembelajaran juga meningkat. Proses belajar menjadi lebih interaktif dan berpusat pada siswa,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, materi pendampingan disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing sekolah. Pada tahap awal, para alumni Pejuang Digital melakukan komunikasi dan diskusi dengan pihak sekolah untuk mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan.

Baca Juga: Selamatkan Sawah dari Ancaman Gagal Panen, Polres Sumedang Gelar Lomba Pembasmian Hama Tikus

“Melalui pendekatan tersebut, setiap sekolah memperoleh pendampingan yang sesuai dengan kebutuhannya. Meski demikian, inti dari seluruh kegiatan tetap berfokus pada upaya mempercepat transformasi digital di satuan pendidikan sehingga kualitas pembelajaran dapat terus berkembang sejalan dengan kemajuan teknologi,” pungkasnya. (Aang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |