Kasus Pria Asal Bandung Tewas Usai Disekap di Sumedang, Polisi Tangkap Sejumlah Orang

11 hours ago 11

harapanrakyat.com,- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang Polda Jawa Barat, telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap korban berinisial H. Korban merupakan pria asal Bandung yang tewas di kawasan Bundaran Alam Sari, Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Baca Juga: Diduga Jadi Korban Penyekapan dan Penganiayaan di Sumedang, Pria 46 Tahun Warga Bandung Meninggal Dunia

Kapolres Sumedang, AKBP Reza Ma’ruffi mengatakan, pengungkapan perkara tersebut dilakukan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi, dan mengumpulkan informasi terkait peristiwa yang menimpa korban.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah bisa mengamankan. Namun untuk identitas lengkapnya nanti saat press rilis ya,” kata Reza saat ditemui di Mapolres Sumedang, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, hingga saat ini penyidik telah meminta keterangan dari 15 orang saksi. Pemeriksaan tersebut masih terus dilakukan untuk mengetahui secara pasti keterlibatan masing-masing orang dalam perkara tersebut.

“Kita sudah memeriksa 15 orang saksi, masih kita dalami apa peran masing-masing siapa yang jadi saksi siapa yang jadi pelaku,” ucapnya.

Reza menjelaskan, beberapa orang yang diduga terlibat penyekapan dan penganiayaan terhadap pria asal Bandung sampai tewas ini, sempat melarikan diri ke wilayah Jakarta Utara di Priuk setelah kejadian. Polisi kemudian berhasil mengamankan mereka di kawasan tersebut.

“Setelah kejadian yang bersangkutan langsung kabur ke sana. Alhamdulillah kita sudah bisa amankan,” ujarnya.

Baca Juga: Polres Sumedang Tangkap Komplotan Begal, Dua Pelaku Masih Buron

Polisi Masih Pelajari Motif Kasus Pria Asal Bandung Tewas Usai Disekap di Sumedang

Kendati demikian, polisi belum membeberkan motif di balik penyekapan dan penganiayaan tersebut. Penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan latar belakang kejadian serta peran masing-masing pihak.

Reza meminta agar masyarakat tidak membuat kesimpulan sendiri, sebelum proses penyelidikan dan penyidikan selesai dilakukan. Polisi juga masih mendalami alibi dari pihak-pihak yang telah diperiksa.

“Untuk motif masih kita pelajari. Jangan sampai nanti ada persepsi-persepsi lain. Masing-masing punya alibi, nanti dalam lidik lebih lanjut akan kita kembangkan,” katanya.

Adapun kronologi lengkap kejadian penyekapan dan penganiayaan terhadap pria asal Bandung hingga tewas, serta identitas para pelaku belum disampaikan kepada publik. Polisi menyatakan informasi lebih lengkap akan disampaikan dalam konferensi pers berikutnya setelah proses pemeriksaan dan pendalaman perkara rampung.

“Kronologisnya juga belum, nanti kita sampaikan di kesempatan berikutnya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pria berinisial H (46) asal Bandung tewas setelah diduga disekap dan dianiaya oleh beberapa orang. Lokasi kejadiannya di kawasan Bundaran Alam Sari, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Kejadian ini terjadi pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa itu sempat menghebohkan warga sekitar di lokasi kejadian. 

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang, untuk mendapatkan pertolongan medis. Akan tetapi, nyawa H tidak berhasil diselamatkan. Korban dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (8/8/2026) pagi.

Baca Juga: Seorang Pria di Sumedang Jadi Korban Penganiayaan di Kos-kosan, Polisi Buru Pelaku 

Pasca kejadian, lokasi yang diduga menjadi tempat berlangsungnya peristiwa tersebut masih dipasangi garis polisi pada Minggu (9/8/2026). Sementara itu, jenazah pria asal Bandung yang menjadi korban penyekapan dan penganiayaan hingga tewas, telah dimakamkan di TPU Cipadung, Kelurahan Kota Kaler. Sebelumnya, korban menjalani proses autopsi di Rumah Sakit Sartika Asih Bandung. (Aang/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |