Stadion Si Jalak Harupat dan Gelora Bandung Lautan Api kini memiliki magnet baru. Layvin Kurzawa, pemain kawakan yang pernah merumput bermain di klub elit Eropa, Paris Saint-Germain (PSG) dan AS Monaco, kini berdiri dengan seragam kebanggaan Persib Bandung. Bukan sekadar mencari tantangan baru, Kurzawa membawa misi ambisius. Pemain berusia 33 tahun ini optimis mengantar Persib Bandung merajai Super League 2025/2026. dan melangkah jauh di kancah Asia.
Kedatangan Kurzawa bukan sekadar menambah deretan pemain asing, melainkan mempertebal tembok pertahanan Pangeran Biru. Di bawah asuhan tim pelatih, Persib kini memiliki kedalaman skuad di sektor kiri yang cukup mewah.
Kehadiran Kurzawa akan bersinergi dengan fleksibilitas Alfeandra Dewangga dan kualitas Eliano Reijnders bahkan Dion Markx. Sehingga, menciptakan komposisi yang solid untuk mengarungi jadwal padat antara liga domestik dan kompetisi ACL 2 2025/2026.
Membawa Pengalaman Bermain di Klub Elit Eropa ke Tanah Pasundan
Kurzawa menyadari bahwa CV menterengnya akan memicu ekspektasi tinggi dari publik sepak bola tanah air. Namun, alih-alih merasa terbebani, ia justru menawarkan versatilitas taktis bagi tim.
“Saat ini, saya merasa mampu berperan sebagai bek kiri maupun bek tengah di sisi kiri. Dengan pengalaman yang saya dapatkan di Eropa, saya yakin kualitas saya dapat memberikan kontribusi nyata bagi tim,” ujar Kurzawa, sebagaimana dikutip dari kanal resmi YouTube Persib, Jumat (30/1/2026).
Ketenangannya dalam mengolah bola dan pemahaman posisi yang matang, diharapkan menjadi mentor bagi barisan pertahanan muda Persib. Baginya, sepak bola bukan hanya soal teknik, tapi juga soal mentalitas juara yang ingin ia tularkan kepada rekan-rekan setimnya.
Selain itu, dukungan masif dari Bobotoh di media sosial menjadi bahan bakar utama bagi pemain berpaspor Prancis ini. Pemain yang pernah bermain di klub elit Eropa ini mengaku terharu dengan sambutan hangat yang ia terima sejak hari pertama kedatangannya.
“Saya membaca banyak pesan dari mereka, dan itu membuat saya sangat bahagia. Saya ingin membalas energi positif tersebut dengan performa di lapangan. Target saya jelas: memenangkan Super League dan melaju sejauh mungkin di ACL 2. Saya akan memberikan segalanya,” tegasnya dengan penuh optimisme.
Menanti Debut di Lapangan Hijau
Meski gairah untuk bertanding sudah meluap, para pendukung Persib nampaknya harus sedikit bersabar. Kurzawa yang pernah bermain di klub elit Eropa ini, dipastikan akan melewatkan laga melawan Persis Solo pada 31 Januari mendatang. Alasannya, karena masih memerlukan waktu untuk mencapai kondisi kebugaran puncaknya.
Saat ini, ia fokus pada proses adaptasi dan membangun chemistry dengan penggawa Maung Bandung lainnya. Kurzawa berharap sentuhan terbaiknya segera kembali agar bisa segera merasakan atmosfer langsung di tengah riuh rendah dukungan suporter.
“Saya sangat ingin segera bermain dan bertemu mereka (Bobotoh). Namun, sebelum itu, saya ingin menikmati proses integrasi dengan rekan setim agar saat debut nanti, saya benar-benar siap,” tutupnya.
Baca Juga: Bojan Hodak Andalkan Layvin Kurzawa dan Dion Markx sebagai Pilar Masa Depan Persib
Apakah bermodalkan pernah membela dan bermain di klub elit Eropa bisa mewujudkan janji Kurzawa bawa Persib ke puncak? Kita tunggu saja aksi eks pemain PSG dan AS Monaco ini di lapangan hijau. (Adi/R5/HR-Online)

9 hours ago
6

















































