Menjelang penutupan bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 pada 6 Februari mendatang, Persib Bandung terus menunjukkan geliat. Di tengah upaya memperkuat kedalaman skuad pasca-perekrutan Layvin Kurzawa dan Dion Markx, “Maung Bandung” kini resmi menyambut kembali salah satu putra daerahnya. Meski di saat yang sama, Persib harus bersiap merelakan salah satu ikon sayap mereka.
Persib dipastikan mendapat suntikan tenaga di sektor vital setelah gelandang senior, Dedi Kusnandar, resmi mengakhiri masa peminjamannya di Bhayangkara FC. Kepulangan pemain yang akrab disapa Dado ini, dikonfirmasi langsung oleh manajemen The Guardians melalui pernyataan resmi pada Kamis (29/1/2026).
Keputusan menarik kembali pemain berusia 34 tahun menjelang penutupan bursa transfer paruh musim ini, dinilai sebagai langkah taktis Bojan Hodak. Awal musim lalu, Dado dipinjamkan ke Bhayangkara FC dengan harapan dapat mengembalikan ritme permainan pasca-cedera panjang. Namun, di bawah asuhan Paul Munster, ia hanya mencatatkan enam penampilan.
Kebutuhan akan sosok Dado menjadi mendesak bagi Persib, mengingat kondisi ruang perawatan yang kian penuh. Cedera yang menimpa Marc Klok saat laga kontra PSBS Biak pekan lalu, meninggalkan lubang besar di lini tengah. Sehingga kehadiran Dado yang memiliki pengalaman dan visi bermain bisa menambal lubang di lini tengah.
Namun, geliat bursa transfer ini tidak hanya soal kedatangan. Nama Febri Hariyadi kini menjadi pusat perbincangan hangat. Winger lincah berusia 29 tahun tersebut santer dikabarkan tengah dibidik oleh Persis Solo, klub yang saat ini sedang berjuang keras keluar dari zona degradasi.
Bagi Febri, kepindahan ke Laskar Sambernyawa bisa menjadi oase di tengah minimnya menit bermain bersama Persib di musim ini. Di bawah arahan Bojan Hodak, “Bow” tampak kesulitan menembus skuad utama.
Baca Juga: Profil dan Rekam Jejak Dion Markx, Pemain Teranyar Persib Bandung
Febri baru mencatatkan delapan penampilan, baik di liga domestik maupun kualifikasi AFC Champions League Two (ACL 2). Persaingan ketat dengan nama-nama seperti Berguinho, Beckham Putra, dan Uilliam Barros, membuatnya lebih sering menghuni bangku cadangan.
Langkah Persib jelang penutupan jendela bursa transfer kali ini, menunjukkan pola perampingan skuad yang cukup berani. Sebelum potensi hengkangnya Febri, manajemen telah lebih dulu melepas Hamra dan Rezaldi Hehanusa ke Persik Kediri.
Filosofi tim pelatih tampak jelas, melepas pemain yang jarang mendapat jam terbang. Sehingga, mereka bisa berkembang di klub lain, sembari mendatangkan pemain yang benar-benar siap tempur untuk menjaga stabilitas tim di papan atas.
Baca Juga: Bojan Hodak Andalkan Layvin Kurzawa dan Dion Markx sebagai Pilar Masa Depan Persib
Bagi Persis Solo, kehadiran Febri jelang penutupan jendela bursa transfer, diharapkan menjadi jawaban atas tumpulnya lini serang mereka. Sebab, Febri terkenal dengan mengandalkan kecepatan dan pengalaman sang pemain di sektor sayap. (Adi/R5/HR-Online)

8 hours ago
5

















































