harapanrakyat.com,- Di era disrupsi yang serba cepat ini, perayaan kelulusan sering kali terjebak dalam seremoni yang megah namun hampa makna. Namun, tidak demikian dengan apa yang tersaji di Dusun Paledah, Desa Paledah, Kecamatan Padaherang, pada Senin (22/6/2026). Saat Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Mukhtar menggelar pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas 1-5 MIS Paledah I, serta wisuda RA Babussalam, mereka justru tengah menanamkan satu nilai yang mulai langka, pentingnya restu orang tua dan guru dalam meniti jalan ilmu.
Baca Juga: Program Pendidikan Karakter Melesat di Pangandaran, Siswa Rutin Sholat Dhuha Berjamaah
Bagi masyarakat di Paledah, pendidikan adalah proses panjang yang tak bisa lepas dari dimensi spiritual. Pawai Ta’aruf yang mengawali acara bukanlah sekadar pawai biasa, melainkan simbol syiar. Puncaknya, saat prosesi sungkeman berlangsung, suasana berubah menjadi ruang refleksi yang mendalam.
Melihat belasan siswa bersimpuh di hadapan para pengajar dan orang tua, kita disadarkan bahwa keberhasilan seorang anak tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan kognitif di atas kertas. Tetapi juga, oleh “keredhaan” (keridhaan) orang-orang yang mendidiknya. Inilah inti dari pendidikan karakter yang sesungguhnya, bahwa ilmu tanpa adab dan restu hanyalah pengetahuan yang kering.
Baca Juga: Disdik Jawa Barat Pastikan Pembinaan Siswa Nakal di Barak Militer Berlanjut Tahun Ini
Kementerian Agama Apresiasi YPI di Paledah Ini yang Konsisten Tanamkan Nilai Akhlak
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Pangandaran, Akhmad Rifa’i, melihat fenomena ini bukan sebagai perpisahan biasa. Ia menangkap pesan, bahwa madrasah telah berhasil menempatkan diri sebagai “rumah peradaban”.
“Madrasah itu hebat karena ia membangun keseimbangan. Ketika sekolah umum sibuk mengejar prestasi akademik, madrasah justru memperkuat fondasi akhlakul karimah, etika, dan adab. Inilah investasi jangka panjang yang sesungguhnya bagi generasi bangsa,” tutur Akhmad Rifa’i.
Baginya, kekompakan antara YPI, komite, dan orang tua di MIS Paledah I adalah bentuk konkret dari “tanggung jawab kolektif”. “Pendidikan bukan hanya tugas guru di kelas, melainkan tanggung jawab lingkungan yang harus saling menguatkan,” ucapnya.
Selain fokus pada pendidikan formal, MIS Paledah I yang merupakan bagian dari YPI Al Mukhtar juga menanamkan kebiasaan-kebiasaan positif yang menjadi bagian dari pendidikan karakter.
Ketua Komite Sekolah MIS Paledah I, Ustadz Husen ZA menjelaskan, bahwa berbagai program pembiasaan keagamaan terus diterapkan kepada siswa sebagai bekal kehidupan mereka di masa mendatang.
Baca Juga: Tak Punya Orang Tua, Siswa Ini Didampingi Petugas Damkar Banjarsari Ciamis saat Sungkeman Kelulusan
“Alhamdulillah, selain kegiatan belajar mengajar, kami rutin menerapkan pembiasaan sholat Dhuha, sholat Dzuhur berjamaah, serta hafalan Al-Qur’an juz 30. Semoga program ini menjadi bekal yang bermanfaat untuk masa depan mereka,” ungkapnya. (Madlani/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

12 hours ago
13

















































