harapanrakyat.com,- Puluhan perguruan tinggi dari beberapa negara hadir di Kabupaten Pangandaran Penutupan. Selama dua hari, pada Sabtu hingga Minggu, 22–23 Agustus 2026, Alun-Alun Parigi dipadati ribuan warga, akademisi, dan mahasiswa dari berbagai penjuru dunia, dalam perhelatan Festival & Expo Penutupan KKN Internasional BKS-PTN Wilayah Barat dan KKN Reguler ISBI Bandung 2026.
Baca Juga: Datang ke Pangandaran, Mahasiswa ISBI Bandung Siap Angkat Potensi Budaya hingga Pariwisata Desa
Mengusung tema “Inclusive Smart Tourism and Creative Economy through Art and Cultural Empowerment for Sustainable Development Goals” kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni penutup pengabdian mahasiswa. Festival ini sekaligus menjadi panggung untuk memperkenalkan kekayaan seni, budaya, ekonomi kreatif, kuliner, serta berbagai potensi desa di Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya.
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional tahun ini diikuti 236 peserta. Termasuk 15 mahasiswa asing dari Thailand, Malaysia, Bangladesh, India, Pakistan, Tanzania, dan Yaman. Kolaborasi global ini melibatkan jejaring kuat dari 38 perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, Bangladesh, dan Malaysia.
ISBI Bandung bertindak sebagai co-host bersama Universitas Siliwangi selaku host, BKS-PTN Wilayah Barat, Pemerintah Kabupaten Pangandaran serta sejumlah komunitas yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan.
Rektor ISBI Bandung, Retno Dwimawarti menegaskan, bahwa mahasiswa tidak hanya datang ke desa untuk menjalankan agenda akademik. Tetapi didorong untuk menjadi bagian dari masyarakat dalam mencari dan menjawab berbagai persoalan yang ada.
“Mahasiswa juga sebagai mediator dan problem solver yang bekerja bersama masyarakat,” katanya, Minggu (23/8/2026).
Rangkaian KKN Internasional berlangsung mulai 22 Juli hingga 24 Agustus 2026 besok. Program tersebut menyentuh 16 desa, masing-masing enam desa di Kabupaten Tasikmalaya dan 10 desa di Kabupaten Pangandaran.
Sementara itu, KKN Reguler ISBI Bandung melibatkan 214 mahasiswa yang ditempatkan di 14 desa di Kabupaten Pangandaran. Jika digabungkan, keseluruhan program KKN menjangkau 30 desa di dua kabupaten.
Baca Juga: KKN Internasional BKS PTN Barat Hadir di Pangandaran, Perkuat Persatuan dan Jejaring Global
Panggung Megah di Acara Penutupan KKN Internasional
Semangat pengabdian itu kemudian ditampilkan dalam Festival dan Expo. Pameran hasil KKN Internasional tersebut menghadirkan Expo UMKM desa, kuliner lokal, serta beragam pertunjukan seni yang melibatkan masyarakat dari 24 desa di Pangandaran.
Panggung budaya pun berlangsung semarak. Berbagai karya ditampilkan, mulai dari paduan suara, puisi, tari tradisional, musik, teater, drama musikal hingga film dokumenter yang mengangkat identitas dan sejarah desa masing-masing.
Sejumlah karya yang tampil antara lain Swara Kondangjajar dari Desa Kondangjajar, Ngulinkeun Barudak Cijulang dari Desa Cijulang. Kemudian, Rampak Sekar dan Tari Sulanjana dari Desa Karangbenda, Parahara Tatar Pananjung dari Desa Pananjung. Selanjutnya, Drama Musikal Longser Tapak Pajaten dari Desa Pejaten, Short Drama Tapak dari Desa Babakan, serta drama kolosal Sora Ti Jaladri dari Desa Karangjaladri.
Atmosfer semakin emosional tatkala warga Desa Margacinta mementaskan karya bertajuk Warisan Hirup. Karya tersebut menggambarkan kedekatan kehidupan manusia dengan alam melalui kehidupan para petani.
Pertunjukan itu dikemas dengan memadukan Tarawangsa Jentreng, Seni Badud, gamelan, kaulinan barudak, tari dan teatrikal yang dimainkan bersama masyarakat setempat.
Potensi Desa Parigi juga mendapat ruang melalui pameran tradisi kerajinan tanah liat, infografis. Selain itu juga, video dokumenter folklor Kebo Bule serta Mars Desa Parigi yang telah didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Tidak kalah menarik, mahasiswa Antropologi Budaya dari Desa Pananjung turut mempersembahkan film dokumenter Kilas Balik Stasiun Pangandaran. Film tersebut menjadi upaya untuk kembali mengenalkan jejak sejarah dan memori heritage, yang pernah menjadi bagian dari perjalanan Pangandaran.
Baca Juga: Rencana Pendirian IAIN Pangandaran Ditolak Tokoh, Pemdes Cikalong dan Bappeda Buka Suara
Puncak kemeriahan panggung KKN Internasional ditandai dengan penampilan karya utama ISBI Bandung berupa Drama Tari Niskala Gudha Dewi Siti Samboja. Pertunjukan tersebut menggabungkan berbagai cabang seni. Mulai dari teater, tari Sunda, karawitan, wayang golek, seni rupa hingga pemanfaatan material lokal Pangandaran. (Kiki/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

5 hours ago
6

















































