Anggaran CSR BJB untuk Kota Banjar 2026 Merosot, Pemkot Perketat Pengawasan

4 hours ago 2

harapanrakyat.com,– Alokasi anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank BJB untuk Kota Banjar, Jawa Barat pada tahun anggaran 2026 dipastikan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar mencatat, anggaran CSR tahun ini berada di angka Rp260 juta. Angka ini turun dari tahun 2025 yang mencapai Rp336 juta.

Meskipun terjadi penurunan, Pemkot Banjar memastikan proses verifikasi proposal pengajuan dari masyarakat akan diperketat guna memastikan bantuan tepat sasaran.

“Untuk tahun 2026 ini proposal sudah banyak yang masuk. Kita akan verifikasi mana yang sekiranya layak dan tidak layak untuk kita berikan,” kata Sudarsono, Wali Kota Banjar, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga: Lewat Program DIA KITA, bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas

Ia menambahkan, penyaluran dana CSR ini dilakukan secara bergilir agar asas keadilan bagi masyarakat penerima manfaat terpenuhi.

“Masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan di tahun 2025, dipastikan tidak akan menerima lagi di tahun 2026 demi pemerataan,” tegasnya.

Terkait sektor yang menjadi fokus utama, Pemkot Banjar tidak membatasi pada bidang tertentu. Penyaluran disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat yang diajukan melalui proposal, mulai dari pembangunan infrastruktur, kegiatan olahraga, kesehatan, hingga penguatan sektor usaha mikro.

Demi menjaga transparansi dan akuntabilitas, Pemkot Banjar juga menerapkan sistem pengawasan ketat. Setiap kelompok penerima manfaat diwajibkan untuk menyerahkan laporan pertanggungjawaban. Jika ditemukan ketidaksesuaian, Pemkot tidak segan untuk menjatuhkan sanksi tegas.

“Apabila laporannya tidak sesuai dengan yang diharapkan, mungkin ke depan akan kita blacklist untuk tidak bisa mendapatkan bantuan lagi,” imbuhnya.

Di sisi lain, saat ditanya mengenai kontribusi Bank BJB terhadap roda ekonomi daerah, ia mengapresiasi langkah bank pembangunan daerah tersebut yang tidak hanya menyalurkan CSR, tetapi juga aktif memberikan stimulus berupa kredit bagi pelaku UMKM di Kota Banjar.

Pengajuan dan Penyaluran Dana CSR BJB Kolaborasi dengan Pemerintah Kota Banjar

Pimpinan Cabang BJB Banjar, Eddy Sonagar mengatakan, mekanisme pengajuan hingga penyaluran dana CSR dilakukan melalui kolaborasi dan kerja sama erat dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar. Seluruh proposal yang masuk dari masyarakat atau kelompok pengusul akan dikurasi secara bersama-sama.

“Untuk kegiatannya bisa bermacam-macam. Nanti seleksi dari Pemerintah Kota dan dari BJB juga untuk pemberiannya seperti apa, serta senilai apa yang layak diberikan sesuai hasil analisis bersama,” katanya.

Terkait penurunan nominal nilai CSR tahun ini, ia mengonfirmasi bahwa hal tersebut menyesuaikan dengan regulasi pembagian dari kantor pusat. Alokasi dana dihitung secara proporsional berdasarkan kontribusi dan porsi kepemilikan saham Seri A dari masing-masing daerah pemilik saham.

Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, Bank BJB melihat adanya potensi pertumbuhan ekonomi lokal yang besar, khususnya pasca-penyaluran CSR ini.

Baca Juga: Laka Lantas Truk Tabrak Scoopy di Tanjungsukur Kota Banjar, Seorang Ibu Meninggal Dunia

Ke depan, Bank BJB berkomitmen tidak hanya memberikan bantuan stimulus finansial melalui CSR, melainkan juga membantu memfasilitasi promosi dan display produk UMKM keluar daerah agar produk lokal Banjar memiliki daya saing tinggi dan membentuk identitas kota yang kuat. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |