harapanrakyat.com,- Pengembangan dan perluasan kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kota Cimahi, Jawa Barat, akhirnya berdampak pada fasilitas pendidikan. Pemerintah Kota memastikan, SDN Pambudi Dharma yang letaknya bersebelahan langsung dengan lokasi pengolahan sampah, akan segera dipindahkan lokasinya pada tahun ini juga. Langkah ini diambil murni demi menjamin keselamatan dan kenyamanan proses belajar mengajar para siswa.
Baca Juga: Wali Murid Protes, Tolak Merger dan Alih Fungsi SDN Baros Mandiri 7 Cimahi
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menjelaskan, SDN Pambudi Dharma tersebut nantinya akan dipindahkan ke kawasan Lebak Saat. Lokasi tersebut tepatnya di wilayah Cimenteng, berdekatan dengan lokasi Puskesmas Pembantu setempat.
Menurutnya, keberadaan TPST yang kian diperluas dan aktivitasnya makin padat, sudah tidak memungkinkan lagi sekolah tetap berada di lokasi lama demi menjaga kualitas pendidikan.
“Keputusan memindahkan sekolah ini adalah bagian dari penataan menyeluruh kawasan pengolahan sampah di Kota Cimahi. Kami tidak mau ada gangguan maupun risiko bagi anak-anak kita, hanya karena letak sekolah berdekatan dengan lokasi pengelolaan sampah,” tegas Ngatiyana Senin (18/5/2026).
Baca Juga: Tak Hanya Dugaan Penyimpangan Retribusi Kantin Sekolah, Disdik Cimahi Disorot Soal Dana RKB dan O2SN
SDN Pambudi Dharma Pindah ke Mana?
Pemerintah menilai, aktivitas di lokasi TPST berpotensi mengganggu kenyamanan sekolah. Mulai dari kebisingan mesin, lalu lintas kendaraan pengangkut sampah yang padat, hingga risiko kualitas lingkungan yang kurang mendukung proses pendidikan yang tenang dan aman.
Alih-alih membatasi atau mengurangi kinerja fasilitas pengolahan sampah yang sangat dibutuhkan kota, Pemkot memilih jalan terbaik yaitu memindahkan sekolah. Langkah ini dianggap solusi jangka panjang, agar pengelolaan sampah berjalan lancar, namun dunia pendidikan tetap terlindungi dan kondusif.
Ngatiyana menegaskan, pembangunan gedung sekolah baru di Cimenteng akan segera dimulai tahun ini juga. Tujuannya agar proses pemindahan SDN Pambudi Dharma tidak berlarut-larut, dan siswa secepatnya bisa menempati tempat belajar yang jauh lebih aman dan nyaman.
“Kami ingin pemindahan ini berjalan cepat. Sekolah baru segera dibangun, supaya kegiatan belajar tidak terganggu dan anak-anak mendapatkan tempat yang layak,” tambahnya.
Lokasi baru di Cimenteng pun dipilih karena dinilai lebih strategis, dekat dengan pemukiman warga serta fasilitas kesehatan. Sehingga mendukung kebutuhan siswa maupun orang tua.
Meskipun demikian, Pemkot memastikan seluruh proses pemindahan SDN Pambudi Dharma ini akan melibatkan pihak sekolah, komite sekolah, hingga para orang tua siswa. Hal ini penting dilakukan agar tidak muncul perselisihan atau ketidakpuasan di tengah masyarakat.
Baca Juga: Kick Off SPMB Tahun 2026 di Cimahi, Wali Kota Pastikan Bebas Suap dan Titipan
“Kita bergerak bersama, dengar semua masukan, supaya pendidikan tetap berjalan baik tanpa ada pihak yang dirugikan,” pungkas Wali Kota. (Eri/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

2 hours ago
5

















































