Sandy Tumiwa Resmi Jadi Stafsus Kesultanan Cirebon, Berikut Fakta Lengkapnya

11 hours ago 10

Sandy Tumiwa resmi jadi Stafsus Kesultanan Cirebon pada awal Juli 2026. Kabar tersebut langsung menarik perhatian publik karena Sandy Tumiwa merupakan mantan aktor. Perubahan karier ini menunjukkan bahwa minat terhadap budaya dapat membuka peluang besar bagi siapa saja.

Baca Juga: Ussy Sulistyawati Tutup Usaha Kuliner, Ini Alasan di Balik Keputusannya

Ketertarikan Sandy Tumiwa yang mendalam pada budaya menarik perhatian pihak Kesultanan Cirebon. Sultan Sepuh Cirebon akhirnya melirik potensi Sandy. Hal inilah yang membawa artis ini ke posisi sebagai staf khusus di Kesultanan Cirebon.

Sandy Tumiwa resmi jadi staf khusus di Kesultanan Cirebon dengan tugas membantu administrasi dan program kerajaan. Pengangkatan tersebut dilakukan oleh Pangeran Kuda Putih selaku Sultan Sepuh Cirebon. Ia merupakan ahli waris langsung dari Sunan Gunung Jati dan Pangeran Cakrabuana.

Posisi ini bukanlah jabatan semata. Sandy juga mendapatkan kepercayaan sebagai Wakil Panglima Besar Laskar Adat Kuda Putih. Laskar tersebut bertugas menjaga dan mengembangkan nilai-nilai kebudayaan Kesultanan Cirebon. Selain itu, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Penata Hubungan Komunikasi Luar.

Dalam wawancaranya, Sandy mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyebut bahwa proses pengangkatan berlangsung setelah pihak kesultanan melihat keseriusannya. Sandy juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan budaya Indonesia.

Baca Juga: Meski Punya Dua Anak, Caesar Hito Tetap Luangkan Waktu Pacaran dengan Sang Istri 

Peran dan Visi Sandy di Kesultanan Cirebon

Sebagai staf khusus, Sandy Tumiwa memiliki visi yang jelas terkait pelestarian budaya. Ia percaya bahwa budaya bukan sekadar pakaian adat atau tarian tradisional. Budaya merupakan ekosistem lengkap yang mampu menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Sandy menilai bahwa fokus pada kebudayaan dapat menghasilkan pendapatan bagi daerah. Pengelolaan yang optimal akan mendorong perekonomian lokal secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan semangat Indonesia Emas yang diusung oleh pemerintah.

Di samping itu, Sandy juga aktif dalam dunia politik sebagai kader Partai Gerindra. Ia menjabat sebagai Humas DPP Setya Kita Pancasila. Pengalamannya di bidang politik membantunya memahami sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Sandy sering menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, stabilitas keamanan dan kemandirian ekonomi harus dibangun bersama. Prinsip transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam tata kelola pemerintahan yang baik.

Dampak Pengangkatan Sandy bagi Kesultanan Cirebon

Kehadiran Sandy Tumiwa di lingkungan Kesultanan Cirebon membawa dampak positif. Figur publik seperti dirinya mampu menarik perhatian generasi muda terhadap budaya. Hal ini sangat penting mengingat banyak anak muda yang mulai melupakan warisan leluhur.

Sandy juga berperan sebagai jembatan komunikasi antara kesultanan dan pemerintah. Pengalamannya di dunia politik memudahkan proses harmonisasi kebijakan. Sinergi antara kesultanan dan pemerintah jadi menjadi semakin kuat.

Baca Juga: Curhatan Hessel Steven Jelang Pernikahan, Sibuk Syuting Tak Kurangi Keyakinan Menuju Hari Bahagia

Sandy Tumiwa resmi jadi Stafsus Kesultanan Cirebon adalah bukti nyata transformasi karier yang inspiratif. Minat yang tulus terhadap sejarah dan nilai-nilai lokal dapat membawa Sandy Tumiwa resmi jadi Stafsus Kesultanan Cirebon. Pengangkatan tersebut juga menunjukkan bahwa Kesultanan Cirebon terbuka terhadap figur baru dari berbagai latar belakang. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |