Putus Kemiskinan Antar Generasi, Gus Ipul Minta Fasilitas Asrama Sekolah Rakyat Berstandar Hotel Bintang Lima

6 hours ago 3

harapanrakyat.com,- Kementerian Sosial (Kemensos) resmi memulai transformasi besar dalam sistem pendidikan nasional melalui pengoperasian asrama Sekolah Rakyat permanen secara bertahap mulai tahun 2026.

Program ini bukan sekedar bantuan pendidikan biasa, melainkan sebuah instrumen strategis untuk memutus transmisi kemiskinan antar generasi melalui model sekolah berasrama yang berkualitas tinggi.

Mengutip dari laman resmi Kemensos RI, Senin (1/6/2026), Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan, fase baru ini menuntut perubahan pola pikir pengelola menjadi pemimpin institusi pendidikan unggulan.

Baca Juga: Heboh Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar, Gus Ipul Sebut Harga Masih Bisa Turun

Transformasi Fasilitas dan Keunggulan Asrama Sekolah Rakyat

Pemerintah menargetkan penyelesaian 93 titik pembangunan permanen pada Juni 2026 agar siap digunakan pada tahun ajaran baru di bulan Juli.

Kompleks pendidikan ini berdiri di atas lahan luas antara 7 hingga 10 hektare, dengan kapasitas lebih dari 1.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA.

Menariknya, Gus Ipul menginstruksikan agar standar pelayanan di dalam asrama Sekolah Rakyat sama dengan pengelolaan hotel bintang lima. Seperti kebersihannya, tata kelola SDM professional. Hingga penggunaan teknologi CCTV 24 jam.

Konsep asrama sekolah ini dipilih untuk memberikan lingkungan yang sehat dan aman bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Berdasarkan asesmen lapangan, banyak calon siswa yang sebelumnya tinggal di hunian tidak layak atau terpaksa bekerja.

Baca Juga: Magnet Sekolah Maung Dedi Mulyadi: SMKN 1 dan SMAN 3 Cimahi Diserbu Ribuan Pendaftar

Dengan sistem ini, siswa mendapatkan kepastian nutrisi, layanan kesehatan berkala (fisik, mata, jantung, hingga gigi), fasilitas laptop untuk setiap siswa. Serta kurikulum tailor-made yang menguatkan aspek spiritualitas dan kepemimpinan.

Program ini juga berfungsi sebagai miniatur pengentasan kemiskinan terpadu. Sambil anak-anak menempuh pendidikan di asrama Sekolah Rakyat, Kemensos bekerja sama dengan Kementerian PKP untuk merenovasi 10.000 unit rumah tidak layak huni milik orang tua siswa di seluruh Indonesia.

Seluruh keluarga siswa juga otomatis mendapatkan jaminan kesehatan (PBI-JKN) dan bantuan sosial seperti PKH agar mereka bisa berdaya secara ekonomi.

Meskipun menunjukkan arah positif, implementasi asrama Sekolah Rakyat masih menghadapi tantangan. Seperti kebutuhan anggaran mandiri (Satker), regulasi kesejahteraan tenaga pendidik, dan sinkronisasi data kepegawaian.

Revisi UU Sisdiknas

Para ahli merekomendasikan revisi UU Sisdiknas agar posisi program ini semakin kuat dan berkelanjutan sebagai model pendidikan inklusif di Indonesia.

Baca Juga: Strategi Cerdas Lolos Sekolah Kedinasan 2026: Mengapa Jalur ‘Sepi’ Lebih Menjanjikan?

Sebagai langkah memastikan efektivitasnya, para calon siswa yang masuk ke asrama Sekolah Rakyat tidak melalui pendaftaran terbuka. Melainkan secara selektif melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada kelompok desil 1 dan 2.

Hal ini dilakukan agar investasi pendidikan negara benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat paling rentan untuk mengubah nasib keluarga melalui keberadaan asrama Sekolah Rakyat. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |