harapanrakyat.com,- Presiden Prabowo Subianto meresmikan sejumlah infrastruktur strategis dan inovasi pertanian yang diinisiasi Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Diantaranya peletakan batu pertama (groundbreaking) 10 gudang ketahanan pangan baru, peluncuran operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Serta pelaksanaan panen raya jagung nasional.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, seluruh program ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pangan yang mandiri. Mulai dari penyediaan bibit hingga kepastian penyerapan hasil panen petani.
Baca Juga: Prabowo Luncurkan KDMP, Ratusan Koperasi Merah Putih Bakal Dibangun di Tasikmalaya
Penguatan Infrastruktur Gudang Ketahanan Pangan dan SPPG
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo meresmikan pembangunan 10 unit gudang pangan tipe 654 dengan kapasitas masing-masing 1.000 ton yang tersebar di wilayah Sumatera, Banten, Kalimantan, hingga Maluku.
Dengan tambahan ini, Polri akan memiliki total 28 gudang ketahanan pangan. Termasuk satu gudang raksasa berkapasitas 10.000 ton yang akan rampung pada Juni 2026.
Selain itu, peluncuran 166 SPPG menjadi pondasi penting untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) rancangan pemerintah.
Hingga saat ini, Polri telah membangun total 1.376 unit SPPG. Sebanyak 736 unit sudah beroperasi dan akan mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja lokal.
Baca Juga: Prabowo Murka! Bunga Pinjaman PNM Mekaar untuk Warga Miskin 24 Persen, Minta Segera Diturunkan
Inovasi Teknologi dan Energi Alternatif
Polri juga memperkenalkan berbagai terobosan teknologi untuk meningkatkan produktivitas lahan. Salah satunya adalah pupuk presisi berbasis batubara yang mampu menaikkan pH tanah dan telah melalui uji coba di Jawa Barat serta Papua.
Di sisi pemanfaatan limbah, terdapat inovasi briket bonggol jagung yang bernama Miracle Carbon sebagai energi alternatif bagi UMKM dan kebutuhan rumah tangga.
Guna mempercepat proses pasca-panen, Polri mengerahkan alat mesin pertanian modern seperti vertical dryer, mobil pemipil. Hingga penggunaan pompa tenaga surya di area pertanian binaan.
Kapolri menunjukkan bahwa pada tahun 2025, lahan binaan Polri telah menghasilkan 3,9 juta ton jagung, yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan produksi nasional sebesar 6,74 persen.
“Untuk tahun 2026, Polri menargetkan penanaman di lahan seluas 1,37 juta hektar, dengan potensi hasil panen pada kuartal kedua ini mencapai 1,23 juta ton,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit.
Presiden Prabowo pun memberikan apresiasi tinggi atas peran aktif aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan rakyat melalui sektor pangan. Selain untuk konsumsi dalam negeri, sebagian hasil panen ini bahkan rencananya untuk diekspor ke mancanegara, termasuk Malaysia. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

16 hours ago
10

















































