harapanrakyat.com,- Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban bencana tanah longsor yang melanda kawasan wisata Curug Cileat, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kedua korban yang sempat dinyatakan hilang itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, setelah petugas melakukan penyisiran intensif sejak Sabtu 16 Mei 2026.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung, Ade Dian Permana mengonfirmasi, operasi darurat ini melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai instansi lintas sektor. Guna mempercepat pemetaan titik timbunan, petugas di lapangan sempat menerjunkan teknologi canggih untuk memindai area bencana yang cukup terjal.
“Kami memulai pergerakan sejak pukul 07.30 WIB dengan melaksanakan briefing dan pembagian sektor tugas. Selanjutnya, tim langsung melakukan proses asesmen area menggunakan drone thermal, untuk mendeteksi suhu tubuh atau keberadaan korban di bawah material longsoran,” kata Ade, Sabtu (16/5/2026).
Baca Juga: Longsor Terjang Rumah di Cikalongwetan KBB, Satu Warga Sempat Tertimbun
Pencarian tim SAR gabungan di lapangan membuahkan hasil menjelang siang hari. Petugas pertama kali menemukan jasad Winda Limbong (20) pada pukul 11.23 WIB di titik koordinat yang telah dipetakan. Tak berselang lama dan masih di sekitar lokasi yang sama, tim evakuasi menemukan korban kedua atas nama Alda Apriliani (22).
Setelah proses pengangkatan dari material tanah dan bebatuan selesai, petugas langsung membawa kedua jenazah wisatawan asal Karawang dan Cikampek tersebut. Pihak Basarnas memastikan, seluruh rangkaian evakuasi rampung secara menyeluruh pada siang hari sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Setelah kedua korban berhasil dievakuasi, tim SAR gabungan langsung mengantarkan jenazah menuju rumah duka masing-masing. Seluruh rangkaian proses evakuasi di lapangan dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 12.59 WIB,” ujarnya.
Mengingat seluruh korban longsor Curug Cileat Subang yang dilaporkan hilang telah ditemukan, operasi pencarian dan penyelamatan ini resmi diusulkan untuk ditutup. Hal itu setelah melalui proses debriefing serta evaluasi menyeluruh pada pukul 13.10 WIB.
Seluruh personel gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Damkar, Tagana, tim medis, perangkat desa, hingga relawan dan warga setempat kini telah ditarik kembali ke kesatuan masing-masing.
Baca Juga: Bencana Longsor di KBB; Tebing Setinggi 300 Meter Ambrol, Sawah Rusak dan Puluhan Warga Mengungsi
Bencana longsor di Curug Cileat Subang ini, terjadi pada Jumat (15/5/2026) kemarin. Dari penuturan ketiga rekan korban, sebelum longsor terjadi, Winda dan Alda saat itu sedang foto-foto di area Curug Cileat. Rekan korban yang mendengar suara gemuruh langsung menjauh dari lokasi, sedangkan kedua korban tak sempat menyelamatkan diri. (Reza/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

18 hours ago
16

















































