Persija Jakarta resmi berburu nakhoda baru setelah menyudahi kerja sama dengan sang pelatih Mauricio Souza per Selasa (26/5/2026). Manajemen Macan Kemayoran langsung tancap gas di lantai bursa, demi mengamankan tanda tangan pelatih anyar yang siap menggebrak kompetisi Liga 1 musim 2026/2027.
Baca Juga: Persija Jakarta Akhiri Kerja Sama dengan Mauricio Souza, Macan Kemayoran Berbenah
Kontrak Souza memang habis pasca-musim 2025/2026 bergulir. Rapor arsitek asal Brasil ini sebenarnya tidak buruk, ia sukses mengunci peringkat ketiga Super League dengan koleksi 71 poin. Namun, karena target juara gagal diamankan, manajemen memilih untuk melakukan penyegaran di pinggir lapangan.
Sinyal transfer update mulai berembus kencang. Lima nama dengan CV mentereng, mulai dari pelatih lokal yang paham local wisdom hingga legiun asing kaya taktik, dilaporkan masuk dalam daftar belanja Persija.
Manajemen Macan Kemayoran dipastikan tidak akan asal-asalan memilih kandidat yang bagus. Persija Jakarta mengungkapkan, tengah berburu atau mencari sosok pelatih yang punya visi bermain jelas.
“Kami butuh head coach yang tidak cuma jago ngeracik strategi di atas papan taktik, tapi juga paham DNA Persija luar dalam dan tahu cara membakar semangat Jakmania,” tegas Direktur Utama Persija, Mohamad Prapanca, Rabu (27/5/2026).
Tantangan musim depan dipastikan bakal menguras fisik dan otak. Selain kompetisi domestik, Persija juga diproyeksikan tampil di ASEAN Club Championship, seperti yang diharapkan I.League lewat Ferry Paulus. Otomatis, mereka butuh sosok gaffer yang piawai melakukan rotasi skuad sekaligus punya mental juara.
Baca Juga: Gagal Jadi Juara Super League 2025/2026, Trio Brasil di Persija Tetap Apresiasi Loyalitas Jakmania
Berburu Pelatih Baru, Ini 5 Juru Taktik yang Masuk Radar Persija Jakarta
Melihat kebutuhan tim, nama Indra Sjafri mencuat sebagai opsi lokal paling potensial. Ia dikenal sebagai pelatih yang andal mematangkan wonderkid, sekaligus jago menerapkan transisi cepat dan disiplin tinggi, karakter yang sangat cocok untuk kultur ngotot ala Persija.
Sementara itu, opsi lain yang bisa Persija Jakarta buru adalah pelatih Stefano Cugurra Teco. Juru taktik yang mempersembahkan trofi Liga 1 2018 ini, sudah khatam kultur sepak bola Indonesia. Selain itu, ia juga memiliki kedekatan emosional dengan Jakmania, sebuah keuntungan besar non-teknis.
Jika manajemen menginginkan jaminan taktik modern, Luis Milla, mantan pelatih Persib Bandung, menjadi kandidat yang sangat menarik. Eks pelatih Timnas Indonesia ini, punya keunggulan dalam menerapkan skema possession progressive dan jeli memaksimalkan potensi akademi.
Di sisi lain, figur veteran seperti Robert Alberts juga tidak bisa dicoret begitu saja. Rekam jejak panjangnya bersama tim-tim rival sekelas Persib Bandung membuktikan kapasitasnya dalam menjaga konsistensi dan stabilitas tim besar di papan atas.
Terakhir, ada nama Alexandre Gama sebagai opsi impor yang patut diperhitungkan. Sukses besarnya di kompetisi Thailand menjadi bukti bahwa ia punya formula taktis yang adaptif dan sangat memahami peta kekuatan sepak bola di level regional ASEAN.
Baca Juga: Mauricio Souza Ungkap Rencana Pemain Bertahan dan Pergi dari Skuad Macan Kemayoran
Saga pencarian pelatih baru yang Persija Jakarta buru dipastikan bakal menyita perhatian sebelum kick-off musim 2026/2027 dimulai. Siapapun yang nantinya resmi diperkenalkan di depan publik, tugasnya cuma satu, mengembalikan kejayaan Macan Kemayoran ke podium tertinggi. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

9 hours ago
8

















































