KAI Catat Lonjakan Penumpang Kereta Api Libur Panjang Mei 2026, Ratusan Ribu Tiket Ludes Terjual

15 hours ago 7

harapanrakyat.com,- Mobilitas masyarakat Indonesia menggunakan transportasi kereta api mengalami kenaikan signifikan selama periode libur panjang Mei 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat antusiasme tinggi ini terlihat dari total penjualan tiket yang mencapai angka 861.926 kursi untuk periode 14-17 Mei 2026.

Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, dalam keterangan resminya, Jumat (15/5/2026), menjelaskan, secara akumulatif, pada tiga hari pertama libur panjang (14-16 Mei), sebanyak 554.407 pelanggan telah memanfaatkan layanan KA Jarak Jauh dan Lokal di seluruh wilayah Jawa serta Sumatera.

Baca Juga: KA Sangkuriang Jadi Rute Terpanjang Kedua se-Indonesia, Tempuh Jarak 1.002 Kilometer

Destinasi Favorit Saat Libur Panjang Mei 2026

Kota Bandung tetap menjadi destinasi favorit atau magnet utama bagi wisatawan yang ingin menikmati udara sejuk dan wisata kuliner.

Di wilayah Daop 2 Bandung, tercatat sebanyak 91.678 pelanggan KA Jarak Jauh berangkat dari berbagai stasiun, dengan KA Parahyangan menjadi layanan yang paling diminati masyarakat.

Pola perjalanan ini menunjukkan bahwa masyarakat lebih memilih kereta api untuk menghindari kepadatan lalu lintas di jalur darat menuju Bandung saat libur panjang Mei 2026.

Sementara itu, di wilayah Daop 1 Jakarta, total pergerakan penumpang menembus angka 213.751 pelanggan. Puncak arus keberangkatan dari Jakarta terjadi pada 13 Mei 2026.

Sedangkan puncak arus kedatangan diproyeksikan terjadi pada 17 Mei 2026 dengan volume mencapai lebih dari 33.000 orang. Stasiun Pasar Senen dan Gambir menjadi titik keberangkatan paling sibuk selama masa libur panjang ini.

Pertumbuhan Signifikan di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Baca Juga: KAI Daop 2 Bandung Catat 363 Ribu Lebih Tiket Ludes, Jumlah Kedatangan Mencapai 26 Ribu Penumpang

Lonjakan volume penumpang selama periode libur panjang Mei 2026 juga terjadi di wilayah Daop 4 Semarang yang melayani sekitar 220.000 pelanggan. Jumlah ini meningkat sebesar 26,23 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Adapun yang menjadi destinasi favorit dari wilayah ini mencakup perjalanan menuju Jakarta, Surabaya, Solo, hingga Purwokerto.

Kemudian, di Jawa Timur, Daop 8 Surabaya menyediakan rata-rata 23.000 tempat duduk per hari dengan total 55 perjalanan KA Jarak Jauh yang beroperasi guna memastikan kelancaran mobilitas.

Selain itu, Daop 7 Madiun mencatat pertumbuhan volume sebesar 18,5 persen. Stasiun Madiun menjadi pusat aktivitas tersibuk yang melayani puluhan ribu penumpang berangkat maupun turun.

Turis Asing dan Inovasi Layanan Digital

Tidak hanya penumpang domestik, tren penggunaan kereta api oleh wisatawan mancanegara (wisman) juga menunjukkan angka yang positif.

Hingga April 2026, KAI mencatat sebanyak 180.670 turis asing telah menggunakan layanan KA Jarak Jauh. Stasiun Gambir, Yogyakarta, dan Bandung sebagai lokasi favorit mereka.

Baca Juga: Penumpang Membludak, Stasiun Kereta Api di Jawa Barat Mulai Padat

Untuk mendukung kenyamanan selama lonjakan penumpang saat libur panjang Mei 2026 ini, KAI terus mengoptimalkan inovasi digital seperti Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Madiun. Serta fitur pemesanan kuliner Rail Food melalui aplikasi Access by KAI.

KAI juga menegaskan komitmen “Zero Accident” dengan melakukan inspeksi rutin prasarana dan pengamanan ketat di berbagai titik. Inspeksi rutin ini guna memastikan seluruh perjalanan kereta api tetap aman dan tepat waktu. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |