harapanrakyat.com,- Sebanyak 30 peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis, kini memasuki tahapan akhir pelatihan. Proses diklat yang berlangsung selama kurang lebih empat bulan efektif tersebut, untuk mencetak pejabat administrator yang inovatif serta mampu membangun sinergi antarinstansi.
Baca Juga: Atasi Kekurangan Guru ASN, Pemkab Ciamis Luncurkan Program Magang Mahasiswa Terintegrasi
Kepala BKPSDM Ciamis, Ai Rusli Suargi, melalui Kabid Pengembangan Kompetensi, Diki Darusman menjelaskan, pelaksanaan PKA tahun ini menerapkan metode blended learning. Metode ini memadukan pembelajaran daring (online), mandiri, dan tatap muka (klasikal), sesuai dengan standar serta regulasi dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.
”Prosesnya sudah dimulai sejak akhir Maret lalu. Para peserta melewati berbagai tahapan, mulai dari pembelajaran mandiri secara online, pembelajaran sinkronus dan asinkronus bersama Widyaiswara melalui zoom. Hingga, tahap implementasi aksi perubahan di instansi masing-masing selama dua bulan,” jelasnya, Jumat (31/7/2026).
Baca Juga: Transformasi Birokrasi, BKPSDM Ciamis Akselerasi Kualifikasi Pendidikan bagi ASN
Peserta PKA Angkatan I Ditantang Hadirkan Inovasi Nyata
Diki menambahkan, peserta PKA kali ini terdiri dari 30 pejabat administrator dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan. ”Fokus utama dari pelatihan ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban diklat. Melainkan, mendorong lahirnya gagasan inovatif yang memiliki kontribusi nyata dan kolaboratif,” ucapnya.
Menurutnya, pimpinan mengharapkan para pejabat mampu menembus batas-batas tugas pokok dan fungsi (tupoksi) harian untuk mendukung program prioritas daerah.
”Pimpinan berharap ada kolaborasi dan sinergi lintas OPD. Bagaimana para pejabat degan tupoksi sehari-hari yang berbeda tetap bisa memberikan gagasan atau kontribusi nyata terhadap sektor strategis lain. Seperti ketahanan pangan, investasi, kesehatan, maupun dunia pendidikan,” ujarnya.
Setelah melewati masa implementasi aksi perubahan, para peserta PKA Angkatan I dijadwalkan mengikuti evaluasi dan seminar akhir secara klasikal. Tahapan ini, melibatkan tim penguji independen dan profesional dari berbagai unsur pimpinan daerah dan lembaga terkait.
”Pengujinya melibatkan Sekda Kabupaten Ciamis, perwakilan dari Lembaga Administrasi Negara (LAN), serta dari BPSDM Provinsi Jawa Barat. Kita memang bekerja sama dengan BPSDM Provinsi Jabar, sebagai penjamin mutu dalam penyelenggaraan diklat ini,” terang Diki.
Diki menambahkan, rangkaian PKA Angkatan I Tahun 2026 ini dijadwalkan akan ditutup secara resmi pada Kamis tanggal 6 Agustus 2026 mendatang.
Baca Juga: BKPSDM Ciamis Intensifkan Pembinaan ASN di Kecamatan, Tekankan Integritas BerAKHLAK
“Diharapkan seluruh aksi perubahan yang telah dirancang oleh para peserta, nantinya dapat diimplementasikan secara berkelanjutan. Hal ini guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

9 hours ago
7

















































