Ragukan Jadi Kiper Utama Ajax, Pengamat Sepak Bola Belanda Prediksi Maarten Paes Hanya Pelapis

3 days ago 21

Di tengah hiruk-pikuk bursa transfer, nama penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, mendadak menjadi pusat pembicaraan di Belanda. Paes kabarnya selangkah lagi akan menandatangani kontrak jangka panjang dengan raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam. Namun, di balik kabar kepulangan Paes ke negeri kincir angin tersebut, sebuah nada pesimisme mencuat dari kalangan pengamat sepak bola Belanda.

Baca Juga: OTW ke Belanda, Maarten Paes Bisa Langsung Jadi Kiper Utama Ajax Amsterdam?

Meski kepindahannya ke Ajax dipandang sebagai lompatan besar bagi karier pemain berusia 27 tahun itu, jurnalis senior ESPN Belanda, Cristian Willaert, justru memberikan pandangan yang kontras. Dalam program Tekengeld, Willaert menilai ekspektasi publik terhadap Paes mungkin terlalu tinggi, jika ia diproyeksikan sebagai pilar utama di bawah mistar gawang De Godenzonen.

“Sangat jauh dari ekspektasi jika membayangkan Paes akan langsung menjadi kiper utama,” ujar Willaert, sebagaimana dikutip dari ESPN Belanda pada Jumat (30/1/2026).

Keraguan jurnalis dan juga pengamat sepak bola Belanda ini bukan tanpa dasar. Statistik mencatat, bahwa Paes mulai kehilangan menit bermain reguler di klubnya saat ini, FC Dallas.

Setelah empat tahun berkarier di Major League Soccer (MLS), performanya mulai terhambat oleh cedera dan rotasi pemain. Sepanjang tahun 2025, ia tercatat hanya tampil dalam 22 pertandingan. Laga terakhirnya sebagai pemain inti di level klub terjadi cukup lama, yakni saat melawan New York City pada 26 Juli 2025.

Baca Juga: Paes Menghilang, Audero Bersinar; Peta Persaingan Penjaga Gawang Timnas Indonesia Kian Memanas Jelang FIFA Series 2026

Alasan Pengamat Sepak Bola Belanda Prediksi Paes Jadi Opsi Pelapis Bukan Kiper Utama

Willaert menyoroti masa vakum Paes dan tidak menjadi pilihan utama yang cukup panjang di kompetisi klub. Namun, ia tidak menampik bahwa kontribusi Paes untuk Timnas Indonesia, menjadi satu-satunya indikator bahwa sang kiper masih memiliki ketajaman.

Terakhir kali Paes merumput secara kompetitif adalah saat membela skuad Garuda di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 November 2025 lalu. Pengalaman internasional inilah yang menjadi alasan Ajax tetap meliriknya, meski statusnya di klub sedang meredup.

Bagi banyak pengamat sepak bola di Belanda, langkah Ajax merekrut Paes dianggap sebagai strategi. Hal itu untuk memperkuat kedalaman skuad (squad depth) ketimbang mencari suksesor utama. Willaert meyakini, bahwa manajemen Ajax kemungkinan besar masih berburu kiper baru dengan profil lebih tangguh untuk mengisi posisi nomor satu.

Sebelum rumor Ajax menguat, Maarten Paes sempat dikaitkan dengan kepindahan ke klub Liga 1 Indonesia, Persib Bandung. Namun, mengingat kontraknya di FC Dallas akan berakhir tahun ini, kepindahan ke Eropa tampaknya menjadi prioritas utama sang penjaga gawang.

Baca Juga: Maarten Paes Merapat ke Ajax Amsterdam, Kebanggaan Baru Timnas Indonesia di Eropa

Hingga saat ini, manajemen Ajax Amsterdam belum memberikan pernyataan resmi terkait kesepakatan kontrak jangka panjang dengan Paes. Publik kini menanti, apakah kehadiran Paes di Johan Cruyff Arena akan membuktikan keraguan para pengamat sepak bola di Belanda salah. Atau justru mengonfirmasi perannya hanya sebagai pelapis di bangku cadangan. (Adi/R5/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |