Profil Luc Marijnissen, Bek Tangguh Liga Belgia Incaran John Herdman Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

3 days ago 17

Di tengah ambisi pelatih John Herdman untuk memperkuat kedalaman skuad Timnas Indonesia, sebuah nama baru mulai mencuat dari kancah sepak bola Belgia. Luc Marijnissen, bek tengah andalan FCV Dender, kini menjadi sorotan publik sebagai kandidat kuat pemain diaspora berikutnya yang berpotensi mengenakan seragam Merah Putih.

Baca Juga: Pemain Keturunan Eropa Kembali Jadi Target, Media Vietnam Ungkap Strategi Baru Timnas Indonesia

Lahir di Roosendaal, Belanda, pada 9 Januari 2003, Marijnissen bukan sekadar pemain bertahan biasa. Dengan postur menjulang setinggi 190 cm, ia merepresentasikan profil bek modern yang sangat dibutuhkan lini pertahanan Garuda, kuat di udara dan tenang dalam mengawal area penalti.

Darah Indonesia yang mengalir dalam tubuhnya pun bukan sekadar kabar angin. Luc Marijnissen memiliki ikatan emosional yang kuat dengan tanah leluhur. Kakeknya berasal dari Jakarta, sementara sang nenek merupakan putra daerah asli Surabaya.

Kedekatan budaya ini sempat menjadi buah bibir pada Mei 2025, saat pemilik klub FCV Dender menyapanya menggunakan bahasa Jawa. Sebuah gestur yang mengonfirmasi bahwa sang pemain sangat akrab dengan latar belakang budayanya.

Konsistensi dan Lonjakan Nilai Pasar Luc Marijnissen

Perjalanan karier pemain berusia 23 tahun ini, adalah potret kerja keras yang konsisten. Menimba ilmu di akademi BSC Roosendaal dan NAC Breda, ia menempa kemampuannya di level junior hingga U-21. Titik balik kariernya terjadi saat ia memutuskan hijrah ke Belgia untuk memperkuat KSK Lierse Kempenzonen pada 2023.

Baca Juga: Maarten Paes Merapat ke Ajax Amsterdam, Kebanggaan Baru Timnas Indonesia di Eropa

Penampilan impresifnya selama dua musim di Lierse, membuat FCV Dender berani merogoh kocek sebesar 300 ribu euro untuk memboyongnya pada awal 2025. Investasi klub milik pengusaha Indonesia, Sihar Sitorus, tersebut terbukti jitu.

Hingga musim ini berjalan, Luc Marijnissen telah mencatatkan 24 penampilan dan menyumbang satu gol. Performa gemilang ini membuat nilai pasarnya meroket tajam ke angka 1,20 juta euro (sekitar Rp20 miliar).

Koneksi Ragnar dan Rencana Herdman

Peluang naturalisasi Marijnissen semakin terbuka lebar mengingat ia saat ini merupakan rekan satu tim dari pilar Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen. Kehadiran Ragnar di FCV Dender, diyakini mampu menjadi jembatan informasi mengenai atmosfer dan visi sepak bola Indonesia di bawah kepemimpinan John Herdman.

Apalagi, hingga saat ini Luc Marijnissen belum pernah mendapatkan panggilan dari tim nasional Belanda di level manapun. Situasi “bebas kontrak” internasional ini menjadi celah yang bisa dimanfaatkan PSSI.

Momen ini selaras dengan rencana strategis pelatih John Herdman yang akan bertolak ke Eropa pada awal tahun 2026. Herdman berkomitmen untuk mencari pemain yang memiliki kecerdasan taktik tinggi.

“Pada akhir Januari atau awal Februari, saya akan pergi ke Eropa untuk melihat lingkungan latihan pemain diaspora. Mendengarkan mereka secara langsung, dan mencari pemain lain yang siap bergabung,” kata Herdman. “Kita butuh pemain yang sudah merasakan intensitas dan kecerdasan taktik sepak bola dunia,” katanya menambahkan.

Baca Juga: Strategi John Herdman untuk Timnas Indonesia, Pantau Pemain Lokal dan Kualitas Super League

Dengan usia yang baru menginjak 23 tahun, konsistensi di liga kompetitif Eropa, serta garis keturunan Surabaya-Jakarta yang jelas, Luc Marijnissen bukan sekadar opsi tambahan. Melainkan investasi jangka panjang yang menjanjikan bagi proyeksi masa depan Timnas Indonesia. (Adi/R5/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |