Google Chrome Auto Browse Hadir untuk Menjelajah Web Tanpa Ribet

20 hours ago 6

Baru-baru ini, perusahaan raksasa, Google meluncurkan fitur AI baru, yakni Google Chrome auto browse. Keberadaan fitur tersebut membuat Chrome bukan hanya sekadar alat browsing saja. Akan tetapi juga asisten digital yang mampu menjalankan tugas secara mandiri. Hasilnya, perangkat bisa menangani berbagai aktivitas web secara berulang, tanpa campur tangan pengguna. 

Baca Juga: Penyebab dan Solusi Chrome Tidak Bisa Dibuka di HP

Fitur Google Chrome Auto Browse Meluncur dengan Basis Gemini Terbaru

Sejak beberapa waktu lalu, Google terus berupaya untuk memperluas browser Chrome dengan lebih banyak fitur AI. Kini, perusahaan meluncurkan beberapa fitur AI terbaru dengan berbasis gemini 3. Fitur ini mencakup auto browse, panel samping AI untuk berinteraksi dengan gemini dan integrasi model pencitraan nano banana. 

Cara Kerja Auto Browse

Dalam peluncurannya, fitur auto browse menggunakan model AI Gemini 3 dengan kategori agentic AI. Artinya, fitur ini tak hanya memberikan saran kepada pengguna. Tapi juga bisa mengambil tindakan secara langsung di peramban web. Misalnya, mengisi formulir, menyusun rencana perjalanan hingga mencari informasi pun bisa dilakukan otomatis. 

Ketika fitur berjalan, Chrome akan membuka sebuah tab khusus dengan aikon Gemini. Di dalam tab ini, auto browse akan berpindah situs, mengklik tautan, bahkan mengisi kolom otomatis. Pengguna tinggal menuliskan tujuan, kemudian AI akan melakukan eksekusi langkah demi langkah. Fiturnya sendiri mirip otomatisasi macro, namun dengan karakteristik yang jauh lebih simpel. 

Dalam menjalankan tugas ini, pengguna tidak perlu memantau proses secara langsung. Sebab, Chrome akan memberikan notifikasi jika tugas selesai. Disamping itu, Chrome juga akan memberikan notifikasi ketika butuh izin tambahan. Misalnya, tugas sensitif seperti pembayaran. 

Baca Juga: Cara Menjadikan Chrome Sebagai Default Browser di HP Oppo

Tersedia untuk Pelanggan Gemini Pro dan Max

Sebenarnya, peluncuran Google Chrome auto browse bukanlah fitur unggulan terbaru yang dilakukan oleh Google. Sebab, sudah banyak perusahaan rintisan yang mengembangkan alat serupa. Di mana, alat memungkinkan AI untuk menjelajahi internet sesuai kebutuhan pengguna. Meskipun begitu, perilisan utama dari Google di bidang tersebut patut diperhatikan. 

Berdasarkan konferensi pers menjelang peluncuran fitur, Direktur Manajemen Produk Chrome, Charmaine D’Silva juga memberikan sedikit pengumuman. Ia menyebutkan bahwa fitur auto browse merupakan alat Gemini di Chrome yang bekerja layaknya asisten pintar. Fitur ini bisa menjelajah web secara otomatis untuk membantu kebutuhan pengguna. 

Kabarnya, auto browse akan tersedia untuk pelanggan Gemini Pro dan Max berbayar. Perusahaan mengklaim bahwa fitur ini bisa mendeskripsikan tugas, seperti mencari penerbangan atau mengatur alur kerja profesional yang lebih kompleks. 

Tak kalah menarik, Chrome auto browse juga sudah terintegrasi dengan berbagai layanan Google, termasuk Google, Maps, Calendar hingga Google Shopping. Seluruh kontrol layanan ini bisa diakses lewat side-panel Gemini yang sudah tampil permanen di Chrome terbaru. Hanya saja, sekarang ini fitur tersebut masih bergantung pemrosesan cloud. 

Mendukung Universal Commerce Protocol (UCP)

Dalam peluncurannya, fitur Google Chrome auto browse juga siap mendukung Universal Commerce Protocol (UCP). UCP sendiri merupakan protokol atau standar sumber terbuka dari Google untuk memfasilitasi berbagai kebutuhan pengguna. Hal ini memudahkan agen AI untuk menjelajahi situs belanja, kemudian mengarahkan halaman pembayaran kepada pengguna. 

Sebagai informasi, membiarkan agen AI menjelajahi internet bukanlah terobosan baru bagi Google. Sebab, Google sendiri pernah mendemonstrasikan kemampuan tersebut lewat Project Mariner. Fitur ini dikembangkan oleh unit DeepMind sekitar musim semi tahun 2025. 

Sayangnya, fitur tersebut sebelumnya hanya bisa dirasakan oleh pengguna dengan kepemilikan akun Gemini Ultra. Hingga kini, pengguna paket Pro sudah bisa merasakan keuntungan dari fitur tersebut. 

Namun, tingkat manfaat dari fitur ini tergantung pada kecepatannya. Sebab, banyak teknologi serupa masih terkendala atas proses yang begitu lambat. Konsep ini sedikit berbeda dengan auto browse. Sebab, auto browse memiliki kemampuan untuk berjalan di satu tab, sementara pengguna bisa melanjutkan aktivitas di tab berbeda. Hal ini jelas memberikan pengalaman pengguna yang jauh lebih efisien. 

Baca Juga: 3 Cara Login Facebook di Chrome, Bisa untuk Banyak Akun

Kehadiran fitur Google Chrome auto browse harapannya bisa mengurangi beban repetitif bagi pengguna. Melalui fitur Google Chrome auto browse ini, perusahaan berupaya menjadikan Chrome sebagai pusat produktivitas yang lebih adaptif dan cerdas. Dengan otomatisasi pintar, tentu pengguna bisa bekerja efisien tanpa harus melakukan banyak langkah manual. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |