Dedi Mulyadi Ajak LPM Ikut Andil dalam Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan di Jawa Barat

13 hours ago 7

harapanrakyat.com,- Pembangunan Jawa Barat tidak hanya membutuhkan peran pemerintah. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) turun langsung menjadi mitra dalam mempercepat pembangunan di tingkat desa dan kelurahan.

Menurut Dedi, LPM memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Peran tersebut dapat diarahkan untuk membantu menyelesaikan berbagai kebutuhan warga, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas lingkungan.

“LPM harus menjadi mitra kerja,” ujar Dedi saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus DPP LPM RI di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat (7/8/2026).

Ia menyebut sejumlah pekerjaan yang dapat dikolaborasikan bersama pemerintah. Mulai dari penanganan sungai, perbaikan jalan hingga pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga: Dedi Mulyadi: Jangan Cuma Kejar Gelar, Insan Akademik Harus Hasilkan Karya

Pemasangan jaringan listrik di wilayah yang masih membutuhkan akses energi juga menjadi bagian dari pembangunan yang menurut Dedi perlu mendapat perhatian.

LPM Ikut Kawal Pendanaan Pemprov Jawa Barat di Tingkat Desa dan Kelurahan

Selain membantu pembangunan fisik, Dedi meminta LPM ikut mengawal agar program dan pendanaan pemerintah provinsi yang diarahkan ke desa dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. “Termasuk percepatan pendanaan ke desa,” katanya.

Dedi juga mengingatkan agar pembangunan di tingkat desa tidak mengabaikan aspek lingkungan. Menurutnya, kemajuan suatu wilayah harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kondisi alam.

Peran LPM, lanjut Dedi, juga dapat diperluas pada penguatan perekonomian masyarakat. Ia berharap desa mampu menciptakan lebih banyak peluang usaha dan pekerjaan sehingga warga tidak terpaksa mencari penghasilan dengan risiko tinggi di luar daerah maupun luar negeri.

Penguatan ekonomi tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan sosial, termasuk perdagangan orang yang kerap menyasar warga dengan iming-iming pekerjaan dan penghasilan besar.

Dalam kesempatan yang sama, Dedi menyinggung kondisi sejumlah warga Jawa Barat yang bekerja di sebuah tempat hiburan di Maumere. Ia menyebut terdapat 12 warga yang mengalami persoalan ketenagakerjaan hingga dugaan kekerasan dan pelecehan. “Kami sedang berusaha memulangkan,” ujarnya.

Dedi menilai pembangunan desa pada akhirnya tidak cukup diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun. Keberhasilan pembangunan juga terlihat dari kemampuan pemerintah dan masyarakat menciptakan lingkungan yang aman, produktif serta memberikan kesempatan ekonomi bagi warganya.

Baca Juga: Tindak Tegas Knalpot Brong di Jawa Barat, Dedi Mulyadi Siapkan Knalpot Standar Gratis saat Operasi

Tanggapan LPM Jawa Barat

Sementara itu, Ketua Umum DPP LPM RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyatakan siap membawa organisasi tersebut lebih dekat dengan agenda pembangunan masyarakat.

Ia menilai pembangunan desa perlu memberi ruang lebih besar kepada masyarakat untuk menentukan kebutuhan dan ikut terlibat dalam prosesnya. “Harus dari bawah,” kata Doli.

Menurut Doli, pendekatan tersebut penting agar pembangunan tidak hanya bergantung pada keputusan pemerintah dari tingkat atas. Aspirasi warga desa harus menjadi bagian dari proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Buka Kanal Hotline Khusus Ojol, Lapor Begal hingga Tawuran Dapat Insentif

Dengan pola tersebut, LPM diharapkan dapat menjadi penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan program pemerintah sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam membangun lingkungan masing-masing. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |