harapanrakyat.com,- Pemerintah Kota Cimahi kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Kota Cimahi berhasil meraih penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah (IKD), sebuah pengakuan bergengsi yang diberikan bersama oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Kementerian Dalam Negeri.
Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah merupakan bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam membangun secara profesional, inovatif, dan berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam acara yang berlangsung di Gedung B.J. Habibie, Kantor Pusat BRIN, Jakarta, Sabtu (29/8/2026).
Baca Juga: Tabrak Ekor Mobil Light Truck, Pemotor Asal Cimahi Tewas di Jalan Soekarno-Hatta Bandung
Kota Cimahi meraih penghargaan tersebut dinilai telah telah menerapkan prinsip keinsinyuran secara kuat dan terukur dalam proses pembangunan daerah.
“Alhamdulillah, malam ini saya berada di Gedung B.J. Habibie menerima penghargaan IKD dari BRIN dan Kemendagri. Ini adalah penilaian sejauh mana aspek keinsinyuran diterapkan di pemerintahan kota maupun kabupaten/kota,” ujarnya.
Penghargaan ini bukan diberikan secara sembarangan. Dari 327 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang mengikuti penilaian, hanya 33 daerah yang berhasil lolos dan meraih penghargaan tersebut.
“Cimahi menjadi salah satu di antaranya, sebuah prestasi yang menunjukkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di kota ini berada di jalur yang tepat,” ujarnya.
Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah, Pembangunan di Cimahi Berbasis Keahlian
Menurut Ngatiyana, pihaknya terdorong untuk membangun dengan pendekatan yang lebih profesional dan berbasis keahlian. Oleh karena itu, setiap kebijakan dan proyek yang dijalankan harus memiliki perencanaan matang, tepat sasaran, serta memperhatikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
“Penghargaan ini diharapkan bukan sekadar simbol. Lebih dari itu, IKD menjadi dorongan bagi Pemkot Cimahi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan di berbagai sektor,” kata Ngatiyana.
Ngatiyana juga menambahkan, penerapan prinsip keinsinyuran membuat setiap pembangunan di Kota Cimahi dilakukan berdasarkan data, perhitungan yang matang, serta inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Pemkot Cimahi menilai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah bersama masyarakat dan berbagai pihak. Wali Kota Cimahi Ngatiyana juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung hingga Cimahi mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Baca Juga: Dari Gang Sempit Cigugur Tengah Cimahi, Tangan Ibu-Ibu Bangun Lumbung Pangan Mandiri
“Penghargaan ini menjadi pemacu bagi kami untuk terus berkembang. Pembangunan ke depan harus semakin terukur, inovatif, profesional, dan juga berkelanjutan,” pungkasnya. (Eri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

13 hours ago
13

















































